Banner0
Banner1
Banner2
Banner3
Banner4
Banner5

Kategori

  • Berbagi cerita tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan pengalaman kehamilan

  • Melahirkan bayi membuat kita menjadi ibu dan mengharuskan kita belajar banyak hal baru, sharing di sini yuk

  • Tempatnya berbagi semua kesenangan, kesulitan, dan hambatan dalam membesarkan si kecil.

  • jangan biarkan masa masa ini menjauhkan kita dari mendapatkan hidup yang tetap berkualitas, dapatkan update update terbaru tentang fashion, beauty, dan gaya hidup di sini.

  • Yuk, tulis dan bagikan resep MPASI dan menu yang biasa dibuat untuk Si Kecil. Enggak cuma itu, Moms juga bisa berbagi resep makanan dan minuman favorit lainnya untuk keluarga, lho.

  • Sharing Soal Blacklist Nannies dan rekomendasi Nannies , yayasan, supir, mampir ke sini yuk!

  • Moms, yuk jadi saluran berkat untuk sesama yang membutuhkan. Semua sumbangan bisa disalurkan langsung ke no rek pihak yang membutuhkan. Orami akan memastikan / verifikasi setiap sumbangan yang ingin diinfokan di forum Orami. Untuk menginfokan kasus yang ingin menggalang sumbangan, bisa email ke cs@orami.co.id dengan subject email : sharing is caring

  • Tempat paling up to date untuk news dan events Orami

  • dr. R. Aditya Kusuma, Sp.OG menamatkan studi di bidang Obstetrik Ginekologi di Universitas Indonesia dengan predikat cumlaude. Ia melanjutkan pendidikannya dengan mengambil gelar Master of Advanced Ultrasound Obstetric Gynaecology di Dubrovnic International University, Kroasia, dan menempuh fellowship di bidang fetal medicine di King's College Hospital, London, Inggris. Beliau tergabung dalam Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Fetal Medicine Foundation, dan International Society of Ultrasound in Obstetrics and Gynecology (ISUOC), London.

  • Marcelina Melisa Dewi, S.Psi, M.Psi, Psikolog menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya Jakarta. Setelah itu, ia melanjutkan magister profesi klinis anak di Universitas Indonesia. Lina mempercayai bahwa dengan memiliki edukasi yg memadai, orangtua dapat mengetahui gejala awal apabila terdapat masalah pada anak, sehingga bisa terdeteksi secara dini dan dilakukan penanganan dengan efektif. Deteksi dan intervensi psikologis sejak dini dapat membantu anak dalam bebagai aspek perkembangan sepanjang hidupnya kelak.

  • dr. Meutia Ayuputeri, MRes, IBCLC merupakan lulusan terbaik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Ia memiliki ketertarikan di bidang penelitian yang mengantarnya menamatkan studi S2 di bidang biosains medis dan molekuler di Newcastle University, Inggris. Pengalamannya menjadi ibu baru membawa dr. Meutia mendalami seluk beluk ilmu laktasi. Niatnya mempersiapkan dan membantu perempuan untuk menyusui bayi mereka, serta memastikan bayi-bayi mendapatkan ASI yang berkualitas. dr. Meutia merupakan konselor menyusui bertaraf internasional (International Board Certified Lactation Consultant).

  • dr. Yulianto Santoso Kurniawan, Sp.A adalah dokter spesialis anak lulusan Universitas Indonesia. Selain berpraktek, Anto juga bergabung dengan Yayasan Orangtua Peduli (YOP) untuk edukasi kesehatan anak. Menurut Anto, orang tua adalah dokter yang sesungguhnya bagi anak-anak mereka. Sementara Dr. dr Ariani Dewi Widodo, Sp.A (K) adalah seorang dokter spesialis anak lulusan Universitas Indonesia dan mengambil subspesialisasi Gastrohepatologi Anak (pencernaan dan hati anak). Selain berpraktik sebagai dokter spesialis anak konsultan, Ariani juga kerap diminta menjadi narasumber acara ilmiah maupun acara terkait ilmu kesehatan anak yang ditayangkan di berbagai media cetak maupun elektronik.

  • dr. Nessa Wulandari, MGizi, SpGK merupakan dokter spesialis gizi klinis lulusan FKUI. Selain aktif mengabdikan dirinya untuk mengajar di Departemen Ilmu Gizi FKUI-RSCM, ia juga sering menjadi narasumber berbagai seminar awam serta berkontribusi untuk mengisi artikel kesehatan.

  • drg. Cynthia Michelle Anggraini, Sp.KGA adalah dokter gigi spesialis anak lulusan Universitas Indonesia. Ibu dari 1 anak ini percaya bahwa memelihara kesehatan gigi dan rongga mulut anak harus dimulai sedini mungkin. Melalui kejora, ia berharap dapat membantu memberikan edukasi pada masyarakat mengenai pentingnya & bagaimana cara menjaga kesehatan gigi sejak dini sehingga derajat kesehatan serta kualitas hidup anak Indonesia semakin meningkat.

  • dr. Natasha Supartono, Sp.THT menempuh pendidikan kedokteran umum di Universitas Atma Jaya dan spesialisasi THT di Universitas Indonesia. Di sela-sela kesibukannya sebagai mahasiswa, ia sempat menjadi tim pengajar Yayasan Sahabat Anak Jakarta sebelum akhirnya meneruskan pendidikan ilmu THT-KL. Menurut pengalamannya, sebagian besar penyakit THT yang terjadi pada anak di Indonesia disebabkan oleh kurangnya informasi kesehatan THT yang tersampaikan dengan baik pada masyarakat terutama orang tua. Ia percaya bahwa edukasi yang baik dan benar dapat meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terutama orang tua mengenai pencegahan dan tatalaksana penyakit THT pada anak.

Koneksi kamu ke Forum terputus, mohon tunggu.