9 Rekomendasi Obat Pilek untuk Bayi dan Cara Alaminya!
Pilek tentu membuat tidak nyaman terutama bila dialami Si Kecil yang masih bayi. Untungnya, banyak pilihan obat pilek untuk bayi yang bisa Moms gunakan dengan bijak.
Salah satu penyebab anak mengalami batuk pilek adalah infeksi virus jenis rhinovirus. Kondisi ini terkadang juga disebut penyakit selesma atau common cold.
Jika terjadi pada bayi Moms, kebanyakan pilek hanya berupa gejala ringan yang akan sembuh dalam 10-14 hari.
Mayo Clinic menyebutkan bahwa hal tersebut terjadi karena sistem kekebalan tubuh bayi membutuhkan waktu untuk matang.
Namun, itu bukan berarti Moms bisa lalai bila gejalanya menjadi serius.
Konsultasikan dengan dokter untuk mencari metode pengobatan terbaik atau obat pilek untuk bayi yang aman untuk Si Kecil.
Nah, berikut ini beberapa obat pilek untuk bayi yang kerap digunakan ketika Si Kecil terkena flu.
Baca Juga: 5+ Rekomendasi Obat Batuk Pilek Anak yang Ada di Apotek
Obat Pilek untuk Bayi < 1 Tahun
Banyak obat pilek untuk bayi yang bisa dikonsumsi, termasuk bagi anak berumur kurang dari 1 tahun.
Akan tetapi, The United States Food and Drug Administration (FDA) tidak merekomendasikan penggunaan obat batuk pilek untuk anak di bawah usia 4 tahun.
Selain tidak aman dan dapat menimbulkan efek samping yang serius, obat pilek untuk bayi di bawah umur dianggap tidak membantu.
Obat-obat ini tidak bisa mengeluarkan lendir kering dari hidung pada bayi Moms yang flu.
Hal yang perlu Moms ingat adalah jika bayi Moms berusia kurang dari 3 bulan, hubungi dokter di awal penyakit.
Pada bayi baru lahir, sangat penting untuk memastikan bahwa tidak ada penyakit yang lebih serius, terutama jika bayi Moms pilek disertai demam.
Untuk menurunkan demam dan membuat bayi Moms lebih nyaman, dokter mungkin memberikan obat pereda nyeri, bukan obat pilek untuk bayi.
Biasanya, dokter memberikan obat yang mengandung acetaminophen, paracetamol atau ibuprofen jika bayi sudah berusia di atas 6 bulan.
Untuk penggunaan paracetamol, penggunaannya diperuntukan bagi bayi minimal usia 3 bulan dengan dosis sesuai anjuran dokter atau sekitar 2,5 ml, dalam empat kali sehari.
Ingatlah bahwa Moms perlu membaca aturan pakai yang ada pada kemasan paket untuk memastikan memberikan dosis yang tepat atau sesuai berat dan usia bayi Moms.
Baca Juga: 24 Rekomendasi Obat Biang Keringat pada Bayi yang Aman
Pengobatan Rumahan untuk Pilek pada Bayi
Untuk membantu Si Kecil merasa lebih baik dari penyakit pileknya, biarkan mereka banyak istirahat.
Selain itu, Moms bisa mencoba salah satu pengobatan rumahan berikut ini untuk mengurangi penggunaan obat pilek untuk bayi.
1. Cairan Eksta
Beri ASI atau susu formula lebih sering. Pada bayi di atas 6 bulan, Moms juga bisa memberikan air putih dan 100% jus buah.
Cairan tambahan akan mencegah dehidrasi dan menjaga hidung dan mulut bayi Moms tetap lembab.
2. Gunakan Saline Spray dan Hisap Ingus
Jika bayi Moms mengalami kesulitan bernapas karena hidungnya tersumbat, semprotkan beberapa tetes larutan garam (saline spray) ke setiap lubang hidung untuk melonggarkan saluran pernapasan.
Kemudian gunakan spuit bulb untuk mengeluarkan lendir. Peras bohlam dan kemudian tempatkan ujungnya ke lubang hidung anak Moms. Lepaskan bohlam untuk menyedot lendir dengan lembut.
3. Nyalakan Pelembab Udara
Humidifier atau pelembab udara akan menambah kelembapan dan menjaga hidung bayi dari kekeringan. Cuci mesin beberapa kali dalam sebulan untuk mencegah penumpukan bakteri dan jamur.
4. Berikan Madu
Madu menjadi salah satu obat pilek rumahan yang bisa Moms berikan pada Si Kecil. Namun, ingat madu hanya bisa diberikan pada bayi yang berusia mulai dari 2 tahun, ya Moms.
Untuk membantu meredakan pilek anak, Moms bisa memberikan satu sendok madu setiap harinya.
Baca Juga: 10+ Rekomendasi Obat Nyamuk yang Aman untuk Bayi, Yuk Pilih!
Merek Obat Pilek untuk Bayi 1 Tahun
Dokter mungkin memberikan obat pilek untuk bayi Moms yang sudah berusia 1 tahun lebih. Hal ini dilakukan untuk meredakan gejala yang misalnya mungkin menganggu tidur Si Kecil.
1. Panadol Anak Drop
Mengandung paracetamol, Panadol Anak Drop adalah penurun panas yang disertai flu serta penghilang rasa sakit kepala. Obat pilek untuk bayi ini efektif untuk anak mulai usia 0-1 tahun.
Dosis penggunaan Panadol Anak Drop:
- Anak 2-3 tahun : 1.6 mL, 3-4 x sehari dengan interval 4 jam
- Anak 10-24 bulan : 1.2 mL, 3-4 x sehari dengan interval 4 jam
- Bayi 3-9 bulan : 0.8 mL, 3-4 x sehari dengan interval 4 jam
- Bayi < 3 bulan : mengikuti petunjuk dokter
2. Sterimar Baby Nasal Spray
Obat pilek untuk bayi kategori penggunaan luar ini merupakan obat semprot hidung yang dapat melembabkan membran nasal (hidung) yang kering.
Sterimar Baby Nasal Spray memiliki ujung yang aman dan tekanan yang rendah ketika digunakan.
Spray ini bisa disemprotkan atau digunakan pada bayi mulai dari usia 0-3 tahun, sebanyak 2-6 kali sehari jika diperlukan.
Mampu membersihkan kotoran hidung bayi, Sterimar terbuat dari 100 % isotonic alam yang efektif secara lembut membersihkan dan melegakan saluran hidung bayi.
3. Pure Kids Inhalant
Pure Kids Inhalant Decongestant merupakan minyak yang membantu melegakan hidung tersumbat dan pernapasan pada anak. Obat pilek untuk bayi ini juga masuk dalam kategori obat luar.
Moms hanya perlu menggunakannya dengan cara meneteskan ke sapu tangan atau bantal atau tungku aromaterapi.
Cara paling mudahnya, Moms bisa menggunakan mangkuk yang berisi air hangat dan kemudian biarkan bayi Moms menghirup uapnya.
Pure Kids Inhalant ini dapat digunakan oleh bayi Moms sejak usia 3 bulan - 2 tahun dengan dosis 3 - 7 tetes. Sementara untuk anak usia lebih dari 2 tahun - dewasa, gunakan 8 - 12 tetes dalam setiap pemakaian.
Baca Juga: Mengenal Penyebab Flu pada Bayi agar Bisa Mencegahnya
4. Anacetine
Obat pilek untuk bayi berbentuk sirup ini mengandung parasetamol yang aman untuk digunakan. Anacetine ampuh dalam mengatasi gejala flu, mulai dari pusing, demam, hidung tersumbat, hingga batuk.
Obat ini dapat digunakan bayi di bawah 1 tahun dengan dosis 2.5 ml atau sekitar setengah sdt. Sementara itu, dosis untuk balita bisa hingga 5 ml atau 1 sdt dan sebaiknya dikonsumsi 3x sehari.
5. Paracetamol
Selain mampu meredakan demam, ternyata obat paracetamol juga mampu meredakan pilek pada bayi, lho Moms.
Seperti paracetamol cair yang dipercaya dapat meredakan demam dan rasa sakit pada bayi. Karena kandungannya yang aman, paracetamol dapat diberikan pada bayi usia 2 bulan.
Namun, Moms tetap harus memperhatikan anjuran pemberian obat pada label pada botol.
Baca Juga: Alergi Dingin: Gejala, Cara Mengatasi dan Mencegah, Tandanya Termasuk Bersin atau Kulit Gatal
6. Sanmol Sirup
Obat pilek untuk bayi selanjutnya adalah Sanmol Sirup. Obat yang dilenkapi dnegan kandungan paracetamol ini mampu meredakan demam dan mengurangi nyeri yang disebabkan oleh flu.
Moms bisa memberikan obat ini untuk anak di atas 1 tahun, dengan keterangan dosis:
- Bayi usia 1-2 tahun: 3-4 kali sehari, 5ml
- Anak usia 2-6 tahun: 3-4 kali sehari, 5ml-10ml
- Anak usia 6-9 tahun: 3-4 kali sehari, 10ml-15ml
- Anak usia 9-12 tahun: 3-4 kali sehari, 15ml-20ml
7. Panadol Sirup
Panadol Paracetamol Anak menjadi obat pilek untuk bayi selanjutnya. Paracetamol yang terkandung dalam obat ini mampu meredakan beberapa gejala flu pada anak , seperti demam, sakit kepala, serta badan nyeri.
Obat ini tersedia dalam bentuk sirop dengan rasa cherry vanilla yang mungkin dapat disukai oleh Si Kecil.
Jika ingin membelinya, Moms tak usah khawatir karena obat ini dapat mudah ditemukan di apotek dengan kisaran harga Rp35.000.
Untuk anak usia 1-2 tahun: 3.75 ml, diberikan 3-4 kali sehari, ya Moms.
8. Proris Ibuprofen
Obat pilek untuk bayi selanjutnya adalah Proris Ibuprofen. Obat ini merupakan obat flu untuk anak yang bisa dengan mudah Moms temukan di apotek tanpa memerlukan resep dokter.
Sama seperti obat pilek untuk bayi yang lainnya, Proris Ibuprofen bekerja dengan menurunkan demam pada Si Kecil dan meredakan nyeri yang disebabkan oleh flu.
Selain digunakan sebagai obat flu, Proris Ibuprofen juga bisa digunakan layaknya obat anti nyeri lainnya bagi Si Kecil, seperti nyeri kepala atau nyeri gigi.
Bagi Moms yang ingin memberikan obat Proris Ibuprofen berikut dosisnya:
- Bayi usia 1-2 tahun: 3-4 kali sehari, 1/2 sendok teh
- Anak usia 3-7 tahun: 3-4 kali sehari, 1 sendok teh
9. Breathy Tetes Hidung
Breathy Tetes Hidung adalah solusi efektif untuk meredakan penyumbatan pada lapisan dalam hidung, khususnya pada bayi.
Mengandung NaCl atau natrium klorida, tetes hidung ini membantu melembapkan dan menenangkan lapisan hidung yang kering atau meradang akibat infeksi, alergi, udara kering, atau iritasi ringan.
Meskipun termasuk dalam obat bebas yang bisa dibeli tanpa resep dokter, penting untuk menggunakannya sesuai anjuran, yaitu 1–2 tetes sekali sehari pada setiap lubang hidung.
Baca Juga: 3 Jenis dan Manfaat Nebulizer untuk Pernapasan
Itulah ulasan beberapa obat pilek untuk bayi mulai dari bayi baru lahir hingga yang berusia satu tahun ke atas.
Namun, ada baiknya sebelum membeli obat secara mandiri di apotek, Moms berkonsultasi ke dokter anak terlebih dahulu.
Hal ini perlu dilakukan agar Si Kecil dapat menemukan obat dengan dosis yang tepat dengan usia dan gejalanya.
Perlu diingat, batuk dan pilek tidak perlu diobati. Pilek termasuk pada bayi biasanya pergi sendiri setelah beberapa hari.
Tetapi, jika kondisi Si Kecil kian memburuk ada baiknya untuk segera membawanya ke dokter, ya Moms.
Semoga Si Kecil dapat cepat sembuh dan semoga artikel ini membantu!
- https://www.walmart.com/ip/NatraBio-Childrens-Cold-Flu-Relief-Homeopathic-Medicine-Kids-and-Infants-4-Months-Older-No-Sugar-No-Side-Effects-Non-Drowsy-1-Fl-Oz/26967405
- https://www.webmd.com/children/guide/identify-child-cold-symptoms
- https://www.seattlechildrens.org/conditions/a-z/colds-0-12-months/
- https://www.panadol.com/en-au/products/children/colourfree-baby-drops-1-to-1-yr/
Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.
Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan
Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.