23 Juni 2024

Mengenal Letak Geografis Negara ASEAN Berdasarkan Peta

Ada yang sama sekali tidak memiliki wilayah laut atau pantai

Tahukah Moms, bahwa letak geografis negara ASEAN ini cukup unik dan strategis.

Menurut catatan sejarah, negara-negara ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) sering dijadikan jalur perdagangan pada masa lampau dari satu benua ke benua lainnya.

Maksud letak geografis adalah posisi keberadaan sebuah wilayah berdasarkan letak dan bentuknya di muka bumi.

Letak geografis biasanya berbatasan dengan fitur geografi, seperti benua, laut, gunung, samudra, hingga gurun.

Selain itu, letak geografis ini juga ditentukanoleh segi astronomis, geologis, fisiografis, dan sosial budaya.

Yuk, cari tahu letak geografis negara Asia Tenggara yang anggotanya terdiri dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Laos, Myanmar, Kamboja, Brunei Darussalam, dan Vietnam berikut ini!

Baca Juga: Mengenal Letak Astronomis Benua Afrika dan Geografisnya

Letak Negara Asia Tenggara

Bendera ASEAN
Foto: Bendera ASEAN (Wikipedia.org)

Secara astronomis, wilayah Asia Tenggara terletak di 28 LU – 11 LS dan 92 BT – 141 BT.

Sedangkan jika ditilik berdasarkan letak geografisnya, ASEAN terletak di antara dua samudra, yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

ASEAN juga berada di tengah-tengah Benua Asia dan Benua Australia.

Moms dan Dads perlu tahu juga, negara-negara di ASEAN itu memiliki bentuk geografis yang cukup unik, seperti:

  • Compact, berbentuk hampir seperti lingkaran, contohnya Kamboja.
  • Fragmented, berbentuk kepulauan yang terpisah-pisah, seperti Indonesia.
  • Elongated, bentuk memanjang, contohnya Vietnam.
  • Protruded, bentuknya kompleks dan beragam, seperti Thailand dan Myanmar.

Letak geografis negara ASEAN berbatasan dengan negara-negara berikut:

  1. Batas Utara: Negara Republik Rakyat China dan Laut China Selatan
  2. Batas Selatan adalah Samudra Hindia, Australia, dan Timor Leste
  3. Batas Timur adalah Samudra Pasifik dan Papua Nugini
  4. Batas Barat adalah Samudra Pasifik dan India

Baca Juga: Simak Latar Belakang Konferensi Asia Afrika, Sudah Tahu?

Letak Geografis Negara ASEAN

Tanpa perlu peta, Moms bisa membayangkan posisi negara-negara Asia Tenggara dengan informasi letak geografis negara ASEAN berikut ini:

1. Indonesia

Bendera Indonesia
Foto: Bendera Indonesia (Wikipedia.org)

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar yang juga dilintasi oleh garis khatulistiwa.

Maka tak heran Indonesia memiliki iklim tropis.

Negara Indonesia dilalui oleh dua sirkum, yaitu Sirkum Pasifik serta Mediterania.

Selain itu, letak geografis Indonesia juga diapit oleh tiga lempeng besar di dunia, yakni Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, serta Lempeng Pasifik.

Oleh sebab itu, Indonesia sangat berisiko mengalami gempa bumi, erupsi gunung api, hingga Tsunami.

2. Malaysia

Bendera Malaysia
Foto: Bendera Malaysia (Wikipedia.org)

Malaysia memiliki dua wilayah utama, yakni bagian barat dan timur yang menyatu dengan pulau Kalimantan.

Di bagian utara, Malaysia Barat berbatasan dengan Thailand, sedangkan di bagian selatan berdampingan dengan Singapura dan Indonesia.

Sementara di bagian timur, negara ini berbatasan dengan Indonesia, Thailand, Kamboja dan Vietnam.

Pada wilayah Malaysia Timur, bagian utaranya berbatasan dengan laut Cina Selatan, lalu berbatasan dengan Kalimantan Barat dan Timur pada bagian selatannya.

Di bagian paling Barat, Malaysia masih berbatasan dengan laut Indonesia (Perbatasan Laut) dan laut Filipina di bagian timur.

Letak geografis Malaysia Barat dikelilingi oleh kawasan pegunungan.

Namun, wilayah timurnya cenderung berawa-rawa dan terdapat sungai-sungai pendek dan berkelok-kelok.

Baca Juga: Sederet Rekomendasi Film Tentara Indonesia, Bikin Tambah Cinta Indonesia!

3. Singapura

Bendera Singapura
Foto: Bendera Singapura (Wikipedia.org)

Negara dengan luas wilayah sekitar 664 km2 ini, bagian utaranya berbatasan langsung dengan Malaysia.

Sedangkan di bagian timur dan baratnya dikepung oleh laut Indonesia.

Kondisi alam Singapura cukup datar dan cenderung aman dari bencana geologi, karena negara Singapura tidak terletak di perbatasan lempeng.

4. Filipina

Bendera Filipina
Foto: Bendera Filipina (Wikipedia.org)

Negara Filipina dilalui oleh deretan Pegunungan Sirkum Pasifik.

Dari letak geografisnya, Filipina berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan di sebelah barat.

Sedangkan di sebelah selatan, negara ini berbatasan dengan Laut Sulu dan Laut Sulawesi.

Negara yang masih satu rumpun dengan Indonesia ini juga berada di antara Lempeng Eurasia dan Lempeng Filipina.

Maka itu, hampir sama dengan Indonesia, Filipina juga berisiko mengalami bencana geologi seperti gempa bumi, tsunami, hingga erupsi gunung berapi.

Baca Juga: Sejarah Berdirinya ASEAN, Organisasi Regional di Kawasan Asia Tenggara

5. Thailand

Bendera Thailand
Foto: Bendera Thailand (Wikipedia.org)

Negara dengan ibu kota bernama Krung Thep Mahanakhon ini terletak di Lempeng Eurasia dan dekat dengan Samudra Hindia.

Thailand memiliki topografi berupa permukaan tanah yang di lewati oleh aliran sungai di bagian tengah, dengan dataran tinggi di wilayah timur laut.

Sementara itu, sebelah utaranya terdiri dari hutan dan pegunungan, serta banyak perbukitan di wilayah selatan.

Daerah yang menjadi pusat kegiatan di negara ini umumnya berada di dataran rendah, yakni aliran Sungai Chao Phraya.

6. Laos

Bendera Laos
Foto: Bendera Laos (Wikipedia.org)

Letak geografis negara ASEAN Laos terletak di Lempeng Eurasia.

Di sisi paling utara, negara ini berbatasan dengan Vietnam dan Cina, sedangkan paling barat berbatasan dengan Myanmar dan Thailand.

Pada bagian timur, Laos berdampingan langsung dengan Vietnam, Moms.

Jika melihat di sisi paling selatan, negara ini berbatasan dengan Kamboja.

Menariknya, Laos merupakan negara di Asia Tenggara yang tidak memiliki laut dalam teritorialnya, sehingga dijuluki landlocked country.

Hal ini karena wilayah Laos pada umumnya berupa dataran tinggi atau pegunungan.

Baca Juga: Hanya Ada 1, Apa Negara ASEAN yang Tidak Memiliki Laut? Ini Faktanya!

7. Myanmar

Bendera Myanmar
Foto: Bendera Myanmar (Wikipedia.org)

Myanmar adalah negara yang terletak di lempeng Eurasia, sehingga berisiko terkena bencana gempa bumi dan tsunami.

Negara yang dahulu punya nama Burma ini berbatasan langsung dengan Himalaya di sebelah tenggara, Teluk Benggala di sebelah barat, dan di selatannya adalah Laut Andaman.

Jika dilihat di peta, letak geografis negara ASEAN ini juga berbatasan dengan Cina, India, Bangladesh, Thailand dan Laos.


8. Kamboja

Bendera Kamboja
Foto: Bendera Kamboja (Wikipedia.org)

Sama seperti beberapa negara ASEAN lainnya, Kamboja juga terletak di atas Lempeng Eurasia.

Di perbatasan utara, negara ini berdamping langsung dengan Laos.

Sedangkan di sebelah selatan dan timur berbatasan dengan Vietnam, lalu wilayah baratnya berdampingan langsung dengan Thailand.

Topografi negara Kamboja cukup unik karena di bagian tengahnya adalah dataran rendah, namun bagian tepinya dikelilingi dataran tinggi pegunungan.

Baca Juga: 12 Sungai Terpanjang di Asia Tenggara dan Asia Selatan

9. Brunei Darussalam

Bendera Brunei Darussalam
Foto: Bendera Brunei Darussalam (Wikipedia.org)

Letak geografis negara ASEAN yang satu ini berdampingan langsung dengan Indonesia.

Namun, Brunei Darussalam terdiri dari dua wilayah terpisah, yaitu barat dan timur.

Brunei bagian selatan, barat, serta timurnya berbatasan langsung dengan Malaysia Timur, yaitu Sarawak.

Sementara sisi utaranya berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan.

Brunei bagian barat memiliki kondisi alam berawa dan dataran rendah berawa, sedangkan di bagian timurnya merupakan daerah berbukit.

10. Vietnam

Bendera Vietnam
Foto: Bendera Vietnam (Wikipedia.org)

Negara dengan ibu kota Ho Chi Minh City ini berbatasan langsung dengan Cina di bagian utaranya.

Untuk wilayah timurnya, Vietnam bersebelahan dengan Teluk Tonkin dan Laut Cina Selatan.

Sementara di sisi paling selatan Vietnam dibatasi oleh Laut Cina Selatan, lalu sisi baratnya berbatasan dengan Laos dan Kamboja.

Topografi wilayah negara ASEAN ini berupa pantai, bukit, gunung-gunung dengan hutan lebat, delta sungai, dan dataran rendah.

Baca Juga: Iklim Benua Asia dan Pengaruhnya terhadap Indonesia

Alasan Iklim ASEAN Hanya Punya 2 Musim

Musim Penghujan
Foto: Musim Penghujan (Freepik.com/tawatchai07)

Letak geografis negara-negara ASEAN berada di kawasan tropis.

Hal ini menjadi penyebab utama hanya ada dua musim di wilayah ini, yaitu musim kemarau dan penghujan.

Musim Penghujan:

  • Terjadi pada periode Oktober hingga Februari.
  • Dipengaruhi oleh posisi matahari yang berada di langit belahan bumi selatan.
  • Australia mendapatkan panas matahari lebih banyak, sehingga tekanan udaranya rendah.
  • Angin bergerak dari benua Asia ke Australia, berbelok saat melintasi Khatulistiwa, dan menghasilkan angin monsun barat.
  • Angin monsun barat membawa banyak uap air dari Samudera Pasifik, Samudera Indonesia, dan Laut Cina Selatan.
  • Curah hujan tinggi terjadi di wilayah barat ASEAN karena dilalui angin monsun barat.

Musim Kemarau:

  • Terjadi pada periode Maret hingga September.
  • Dipengaruhi oleh posisi matahari yang berada di langit belahan bumi utara.
  • Benua Asia mendapatkan panas matahari lebih banyak, sehingga tekanan udaranya rendah.
  • Angin bergerak dari Australia ke Asia, berbelok saat melintasi Khatulistiwa, dan menghasilkan angin monsun timur.
  • Angin monsun timur memiliki sedikit uap air, sehingga curah hujan rendah terjadi di wilayah ASEAN.

Sumber Daya Alam Negara ASEAN

Negara Myanmar
Foto: Negara Myanmar (traveltriangle.com)

Negara-negara ASEAN dikaruniai kekayaan alam yang luar biasa berkat letak geografisnya yang strategis.

Keanekaragaman fauna di wilayah ini sangatlah memukau, dengan keberadaan gajah, badak, harimau, hingga kera berjambul yang menghiasi hutan-hutan lebat.

Tak hanya itu, perut bumi di kawasan ASEAN juga menyimpan harta karun yang melimpah.

Berbagai sumber daya tambang, seperti minyak bumi, nikel, batu bara, bauksit, tembaga, dan gas alam, tersimpan di perut bumi beberapa negara ASEAN, seperti Indonesia, Malaysia, Myanmar, dan Brunei Darussalam.

Kekayaan alam ini menjadi potensi besar bagi kemajuan ekonomi negara-negara di kawasan ini.

Kekayaan sumber daya alam ASEAN membawa banyak manfaat, tetapi juga menghadirkan beberapa tantangan.

Eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan polusi.

Penting untuk mengelola sumber daya alam ini secara berkelanjutan dan bertanggung jawab untuk memastikan manfaatnya dapat dinikmati oleh generasi sekarang dan mendatang.

ASEAN memiliki peluang besar untuk memanfaatkan kekayaan sumber daya alamnya untuk mendorong pembangunan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.

Dengan pengelolaan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, sumber daya alam ASEAN dapat menjadi kunci untuk mencapai masa depan yang lebih cerah dan sejahtera bagi seluruh kawasan.

Baca Juga: 7 Sungai Terpanjang di Asia Tenggara dan Asia Selatan, Ada Sungai Kapuas!

Nah, itu dia letak geografis negara ASEAN hingga gambaran topografinya. Semoga bermanfaat dan menambah ilmu Moms dan Dads, ya!

  • https://www.belajarsosial.com/2017/09/letak-geografis-negara-negara-asean.html
  • https://jatim.bps.go.id/subject/153/geografi.html#:~:text=Letak%20geografis%20adalah%20posisi%20keberadaan,langsung%20bersebelahan%20dengan%20daerah%20tersebut.
  • https://kemlu.go.id/kotakinabalu/id/pages/profil_negara_dan_kerjasama/809/etc-menu#:~:text=Letak%20geografis%20Negara%20Malaysia%20terdiri,2%2D119%2C4%20BT.
  • https://asean.org/about-asean/
  • https://ayoguruberbagi.kemdikbud.go.id/rpp/letak-geografis-wilayah-asean-1/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.