27 March 2025

Cadel Pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Yuk, simak apa saja penyebab anak cadel!

Ditinjau secara medis oleh

dr. Ninik Dwiastuti, Sp. KFR, DFIDN

Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik — Rumah Sakit JIH Solo

Artikel ditulis oleh Gifari Zakawali
Disunting oleh Gifari Zakawali

Intinya Nih, Moms

  • Cadel adalah kesulitan melafalkan huruf tertentu.
  • Penyebabnya bisa dari otot, kebiasaan, anatomi, pendengaran, atau medis.
  • Jenisnya meliputi interdental, lateral, labial, velar, dan palatal.
  • Latihan oral motor dan artikulasi dapat membantu.
  • Jika berlanjut setelah 5 tahun, konsultasikan ke dokter.

Setiap anak memiliki perkembangan bicara yang unik, tetapi ada sebagian yang mengalami kesulitan dalam melafalkan huruf atau kata tertentu, yang sering disebut sebagai cadel.

Menurut dr. Ninik Dwiastuti, Sp. KFR, DFIDN, Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik RS JIH Solo, kondisi ini biasanya terlihat ketika anak mengganti atau menghilangkan bunyi tertentu dalam ucapannya, misalnya mengucapkan "lupa" menjadi "yupa" atau "susu" menjadi "cucu."

Cadel (rhotacism) adalah gangguan bicara di mana seseorang kesulitan melafalkan huruf seperti "S", "Z", dan "R".

Whatsapp channel

Join Whatsapp Channel Orami untuk dapat info terupdate!

"Rhotacism jika kesulitan huruf R dan Lisp jika kesulitasn huruf S atau Z," kata Dokter Ninik.

Dalam buku Teach me How to Say It Right: Helping Your Children With Articulation Problems menjelaskan bahwa, biasanya anak-anak mulai bisa melafalkan huruf "S" dengan baik pada usia 4,5 tahun dan "R" pada usia 5 tahun.

Jika anak masih mengalami kesulitan setelah usia tersebut, orang tua perlu waspada dan mungkin mempertimbangkan konsultasi dengan ahli.

Cadel bisa bersifat sementara atau permanen, tergantung pada kondisi kesehatan organ-organ terkait bicara.

Gejala Cadel pada Anak

Gejala Cadel pada Anak
Foto: Gejala Cadel pada Anak

Saat anak semakin bertambah usia, gejala lebih terlihat saat pola bicara abnormal, seperti terlalu cepat atau lambat.

Anak dengan rhotacism dan lisp sering sulit dimengerti dan memiliki gerakan terbatas pada rahang, lidah, dan bibir, serta mungkin mengalami kesulitan menelan dan makan, serta penumpukan liur.

Dokter Ninik menjelaskan, ada beberapa tipe cadel pada anak, yakni:

  1. Cadel Interdental (Lisping Interdental): Anak mengucapkan bunyi /s/ dan /z/ dengan lidah di antara gigi, sehingga terdengar seperti "th" dalam bahasa Inggris. Contohnya, "sapi" bisa terdengar seperti "thapi."
  2. Cadel Lateral (Lisping Lateral): Udara keluar dari samping lidah saat mengucapkan bunyi /s/ dan /z/, sehingga terdengar seperti suara mendesis atau berdesis.
  3. Cadel Labial (Lisping Labial): Anak menggantikan bunyi tertentu dengan bunyi yang lebih dekat ke bibir, misalnya "r" menjadi "w" atau "b." Contohnya, "roti" menjadi "woti" atau "boti."
  4. Cadel Velar: Bunyi yang seharusnya diucapkan dengan bagian belakang lidah, seperti /k/ dan /g/, digantikan dengan bunyi yang dihasilkan lebih ke depan dalam mulut, misalnya "kucing" menjadi "tucing."
  5. Cadel Palatal: Bunyi seperti /sh/ atau /ch/ terdengar lebih lunak atau berubah menjadi bunyi lain, misalnya "cinta" diucapkan menjadi "syinta."

Penyebab Rhotacism pada Anak

Penyebab Rhotacism pada Anak
Foto: Penyebab Rhotacism pada Anak

Dokter Ninik menjelaskan, ada beberapa penyebab rhotacism pada anak, yakni:

  1. Adanya gangguan oral motor: otot rahang, pipi dan lidah kurang terlatih atau kurang kuat untuk menghasilkan bunyi dengan jelas.
  2. Kebiasaan berbicara yang salah: misalnya jika anak terbiasa mengucapkan bunyi /s/ dengan posisi lidah yang salah dan tidak dibenarkan oleh orangtua maka akan menjadi kebiasaan.
  3. Gangguan anatomi: struktur gigi atau rahang.
  4. Gangguan pendengaran: anak dengan gangguan pendengaran mungkin tidak bisa mendengar perbedaan yang jelas antara huruf /s/ dan /z/.
  5. Kondisi medis atau genetik: beberapa kondisi medis seperti dispraksi atau anak dengan down syndrom bisa mempengaruhi kondisi oral motor.

Cara Menghilangkan Cadel dan Melatih Anak Berbicara

Cara Menghilangkan Cadel dan Melatih Anak Berbicara
Foto: Cara Menghilangkan Cadel dan Melatih Anak Berbicara

National Health Service mengutarakan bahwa terdapat beberapa cara untuk mengatasi cadel pada anak, di antaranya:

1. Latihan Oral Motor untuk Memperkuat Otot Bibir, Pipi dan Rahang

Misalnya meniup balon, lilin, latihan menggembungkan pipi, membiasakan anak mengunyah makanan yang agak keras seperti apel, pir, wortel.

2. Latihan Artikulasi atau Fonasi

  • Gunakan cermin: Bantu anak mengucapkan pelafalan yang benar di depan cermin.
  • Pengucapan benar: Hindari berbicara dengan pelafalan salah, minta anak mengulangi kata beberapa kali.
  • Tatapan wajah: Tatap wajah anak dan lakukan kontak mata saat berbicara agar mereka meniru gerakan mulut Moms.
  • Posisi lidah dan gigi: Ajarkan anak memosisikan lidah dan gigi dengan benar saat melafalkan huruf tertentu.
  • Jarak berbicara: Pastikan jarak bicara kurang dari 2 meter, dan singkirkan suara pengganggu seperti TV atau radio.
  • Bicara perlahan dan jelas: Gunakan tempo bicara perlahan karena anak butuh waktu untuk memahami.
  • Permainan kata: Gunakan permainan kata yang melibatkan huruf “R” atau “S”, dan tawarkan hadiah sebagai motivasi.
  • Koreksi berulang: Selalu koreksi pelafalan anak dan ulangi dengan benar, berikan tekanan pada kata yang sulit.
  • Bahasa tubuh: Narasikan kegiatan dan gunakan bahasa tubuh untuk membantu anak memahami.
  • Latihan harian: Latih anak setiap hari dan dorong mereka berlatih tanpa Moms atau Dads.
  • Latihan vokal: Tambahkan huruf vokal setelah anak mengucapkan “s”, “z”, atau “r” dengan benar.
  • Frasa sederhana: Lanjutkan dengan latihan dua frasa atau kalimat sederhana seperti “susu cokelat” atau “rumah kecil”.

3. Membaca dan Bernyanyi Bersama

Jika latihan sudah cukup intensif, dan balita belum menunjukkan kemajuan, berkonsultasilah ke dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi untuk memeriksakan kondisi fisik anak.

Terutama lidah, rongga mulut juga telinga, sebelum memutuskan untuk membawa balita ke terapis.

Biasanya, dokter akan menyarankan anak Moms untuk melakukan terapi wicara.

Itulah penjelasan seputar cadel pada anak yang bisa Moms perhatikan untuk tumbuh kembang Si Kecil.

Semoga Bermanfaat ya, Moms.

  • https://www.google.co.id/books/edition/Teach_Me_how_to_Say_it_Right/pto8AAAACAAJ?hl=en
  • https://www.slt.co.uk/conditions/speech-disorders/lisp/
  • https://news.uchicago.edu/story/hand-gestures-improve-learning-both-signers-and-speakers

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2025 Orami. All rights reserved.